Rabu, 12 Mei 2010

Proses Erosi Oleh Air

entry-content'> Air yang mengalir merupakan pelaku utama proses erosi di daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi. Massa air yang jatuh sebagai hujan dan mengalir di atas permukaan tanah sampai yang mengalir melalui parit dan sungai telah bekerja dalam proses erosi.Ketika air hujan menggenang di atas permukaan tanah, erosi juga terjadi terutama pada tanah yang datar atau lahan yang baru di tebangi pepohonannya yang disebut sheet erotion yaitu erosi lembar atau erosi permukaan. Pada saat air genangan tersebut mengalir, mula-mula akan mengikis permukaan tanah seperti alur-alur yang kecil. Jika alur-alur tersebut mirip hasil erosi, disebut erosi alur atau riil erotion.

Erosi alur dapat berlanjut menjadi erosi yang lebih besar, yaitu erosi parit atau gully erotion. Pada parit-parit yang tererosi, terjadi erosi mudik atau headward erotion yaitu erosi yang menyebabkan suatu lembah, parit atau sungai diperpanjang ke arah hulu. Jeram yang ada pada alur sungai dan megalami erosi mudik akan berpindah secara perlahan ke arah hulu sungai.

Selain erosi mudik, pada alur sungai terjadi erosi yang menggerus bagian dasar sungai atau parit. Erosi semacam ini disebut erosi vertikal. Akibat erosi vertikal dapat menyebabkan suatu lembah bertambah dalam bersamaan dengan erosi vertikal, erosi juga terjadi pada bagian pinggir sungai yang disebut erosi lateral atau mendatar. Erosi ini menyebabkan suatu lembah bertambah atau suatu sungai bergeser ke arah samping, misalnya yang sering terjadi pada kelokan luar suatu meander (Ahmad Yani, 2004: 130-131).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar